Enak dan Nggak Enaknya PPL Pas Puasa


semester ini adalah musimnya para mahasiswa PPL. Iya PPL, Praktek Pengalaman Lapangan. Sebuah rangkaian program dari kampus yang bertujuan memberi pengalaman sesungguhnya kepada mahasiswa. Mahasiswa dituntut mempraktikkan apa yang didapat selama perkuliahan. Sebagai mahasiswa keguruan, tentu PPL aku ya praktik ngajar. Seperti yang sudah-sudah, kalau disemarang biasanya 3 perguruan tinggi bareng-bareng ngadain praktek ngajar. Universitas negeri Semarang (unnes), IKIP PGRI Semarang, dan kampus ane, IAIN Walisongo Semarang. Tiga serangkai ini biasanya melaksanakan PPL diwaktu yang hampir bersamaan.

 Di kampus ane, PPL terbagi menjadi dua gelombang. gelombang pertama (semester 7) dan gelombang kedua (semester 8). gelombang pertama diselenggarakan bulan juli-september. gelombang dua diselenggarakan januari-maret. dan kebenaran kebetulan PPL gelombang pertama semester ini berbarengan dengan bulan puasa.

Biasanya PPL gelombang pertama itu banyak pesertanya. Tapi tahun ini sedikit berbeda. peserta yang ikut PPL gelombang pertama gak sebanyak kayak tahun-tahun sebelumnya. Aku sendiri ngambil PPL gelombang pertama, berarti sekarang ane lagi bertugas di sekolah praktikan. Karena aku berprinsip “kalau bisa sekarang kenapa harus nanti.”
Sedangkan kebanyakan teman ane ngambil PPL-nya semester depan.Pas aku tanya ke beberapa temen, alasanya rata-rata hampir sama.

“males ah PPL pas puasa, lemes. Murid-muridnya juga bakalan pada lemes, jadi males belajar deh.”

Hallo guy.. PPL pas puasa gak sengsara-sengsara amat kali. Paling yang berbeda gak makan pas siang hari doang kali.

Setelah merenung tiga hari lima malam dan bertapa di gunung huwakwo, serta telah menjalani hampir seminggu PPL, akhirnya aku menemukan sebuah pencerahan. Ternyata PPL pas puasa lebih banyak enaknya daripada gak enaknya. Gak percaya? Nah postingan ini berniat membuka mata kalian tentang enaknya PPL pas puasa. Cekibrott deh broh.


1. Jam Pelajaran Lebih Cepat


Jam pelajaran hari biasa dengan jam pelajaran pas puasa jelas berbeda. kalau hari biasa 1 jam pelajaran 45 menit, pas puasa kaya gini 1 jam pelajaran Cuma 30 menit. Jadi kalau pas suruh ngisi 2 jam pelajaran total durasi hanya 1 jam. Dan untuk ukuran anak praktik yang masih adaptasi dengan kondisi kelas seungguhnya, ini merupakan anugerah. 30 menit didepan para abege labil aja udah kerasa lama lho, apalagi 45 menit kalau hari biasa. lebih apalagi kalau 90 menit. Super lama.

2. Ngirit Iuran

namanya ngajar tentu ada konsumsinya dong. Udah nerangin ngalor ngidul gak ada konsumsinya atau sekedar minum? gila aja. Nah konsumsi itu dari kocek kita sendiri bro. Sekolah gak nyediain. Gak usah ngeluh, emang gitu aturannya. Disediain tempak praktik ngajar udah kudu terimakasih lho, eh ini mau nuntut sekolah nyediain konsimsi. Memang ada sih beberapa sekolah yang masih punya hati bersedia nyediain konsumsi tapi paling cuman minumnya aja. Sisanya iuran sendiri atuh. Nah berhubung sedang bulan puasa, jadi gak bakalan ada iuran konsumsi. Lumayan…bisa ngirit.


3. Buka Puasa Bareng

namanya bulan puasa pasti ada buka bersama. Nah momen ini yang paling ditunggu-tunggu. MAKAN GRATISSS. Biasanya buka bersama merupakan satu rangkain dengan pesantren ramadhan yang diselenggarakan oleh sekolah. Biasanya lagi nih, dengan alasan terbatasnya mushola, maka pesantren ramadhan itu dipisah per kelas. Missal hari senin dan selasa pesantren ramadannya kelas 1, selasanya sekalian buka bersama. Rabu kamis giliran kelas 2 dan kamisnya buka bersama. Jumat sabtu kelas 3, sabtunya buka bersama. Ditambah hari terakhir biasanya guru-guru buka bersama sendiri. Jadi dalam seminggu ada 4 kali buka bersama. Semuanya GRATISS...GRATISS.. Plus ada keuntungannya, menu anak-anak PPL itu sama kaya menu para guru, modelnya prasmanan. Ambil sesuka perut. #AkuCintaGratisan.
*Ketika tulisan ini diposting ane udah buber dua kali, kurang dua lagi. Gak sabar menunggu.*

Tips. 
Setelah rangkaian buka bersama berakhir, jangan langsung pulang dulu. Bantu beres-beres karpet, atau bantu nyapu-nyapu, atau apalah yang bisa bikin para guru terkesan, nah pasti kalian akan dipaksa ditawari untuk membungkus menu prasmanan yang belum habis. Kan lumayan bisa buat sahur. #MentalAnakKos #GakMauRugi



TAPIIIII... PPL pas puasa juga gak selamanya indah, ada gak enaknya juga sih. aku harus rela memangkas jatah tidur setelah solat subuh demi prepare berangkat ke sekolah praktik. Aku juga harus rela mandi disaat yang lain tidur lagi, dan berperang melawan dinginnya jalanan pagi hari karena ngejar waktu jangan sampe telat. Malu-maluin.

Tapi diantara hal yang paling gak enak adalah ane harus menerima kenyataan dibombardir aroma surga yang dihembuskan oleh anak-anak. Bayangin aja satu kelas rata-rata 36 anak secara terus menerus mengeluarkan bau naga dari mulut mereka yang dapat membuat hidung ane infeksi akut. Jika situasi demikian kita hanya bisa pasrah. Melawan pun bakalan sia-sia karena 1 mulut yang kita punya gak bakal bisa mengalahkan 36 mulut dalam satu kelas.

Anyway mau PPL pas puasa atau semester depan, semuanya punya kelebihan dan kekurangan. This is your choise. Yang harus kita lakukan adalah be the best. Menikmatinya juga hal yang harus kita lakukan, Karena jika kita dapat menikmati apa yang kita lakukan, hal gak enak pun bakalan ketutup dengan banyak hal enak.

yang lagi PPL tetep semangattt. yang gak PPL juga tetep semangatt liburannya.

Teruslah melangkah dijalan yang kau pilih (JKT48-River)

Enak dan Nggak Enaknya PPL Pas Puasa Reviewed by TomiAzami on 14:06 Rating: 5

No comments:

mau main balik gimana wong alamatmu gak ada

All Rights Reserved by Tomi Azami © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by MasalahTechno

Contact Form

Name

Email *

Message *

Tomi Azami. Powered by Blogger.